Persatuan Muslim Yang Sesungguhnya

 Bersatu Kita Teguh☝🏻
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️


بسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِي


الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات


Semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada sumber tauladan kita yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga para keluarga nabi, sahabat dan para pengikut sunnahnya dengan baik hingga hari kiamat.


➡️ Sesungguhnya, di dalam agama Islam sangat menekankan rasa persaudaraan dan persatuan, tidak saling membenci, tidak saling membuka aib, tidak mendengki sesama muslim, dikarenakan muslim satu dengan yang lainnya itu adalah bersaudara


✒️ Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman,

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ..  

"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara..."

( Qs. Al Hujurat : 10 )


📔 Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda,

لاَتَبَاغَضُوْا وَلاَ تَحَاسَدُوْا وَلاَ تَدَابَرُوْا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

"Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki dan saling membelakangi._ _Jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara"

( Muttafaq ‘Alaih )


Rasa persaudaraan yang paling utama yaitu persaudaraan yang dibangun karena Allah, saling mencintai karena Allah padahal diantara sesamanya tidak ada pertalian darah dan tidak ada harta yang saling diberikan maka hal ini memiliki banyak sekali keutamaan di sisi Allah.

Kemudian kaum muslimin yang memiliki rasa persaudaraan ini diperintahkan untuk bersatu di atas Al Haq dan dilarang untuk berpecah belah, 

✒️ Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman ,

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا...

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai..."

( Qs. Al Imran : 103 )


📗 Al Qurthubi berkata tentang tafsir ayat ini,

“Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan persatuan dan melarang dari perpecahan. Karena sesungguhnya perpecahan merupakan kebinasaan dan al jama’ah (persatuan) merupakan keselamatan.”

[ Al Jami’ Li Ahkamil Qur’an 4/159 ]


Ketika kaum muslimin berselisih atau berbeda pendapat dalam suatu hal, maka harus mengembalikan hal tsb kepada Allah dan Rasul nya.

✒️ Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ أمَنُوا أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ ذَلِكَ خَيْرُُ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً

"Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul(Nya), dan ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."

( Qs. An Nisa’:59).


☑️ Penting nya kaum muslimin ketika berselisih pendapat untuk bersatu, dimana persatuan ini harus dilandasi diatas Al Haq atau kebenaran yaitu dengan mengikuti Al Kitab (AlQuran) dan As Sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat, sebagai mana disebutkan dalam salah satu hadits riwayat abu Dawud dan Tirmidzi,

"...karena sesungguhnya, barangsiapa hidup setelahku, dia akan melihat perselishan yang banyak. Maka wajib bagi  kamu berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah para khalifah yang mendapatkan petunjuk dan lurus. Peganglah dan gigitlah dengan gigi geraham...."


❕Maka tidak ada keselamatan dari segala macam perselisihan kecuali bersatu diatas TAUHID dengan berpegang teguh pada Kitabullah dan Sunnah Rasul dengah apa yang dipahami oleh Salaful Ummah yaitu Manhaj Salaf di setiap masa dan setiap tempat. 

Inilah persatuan yang hakiki, bukan persatuan semu yang didasari atas hizbiyyah fanatisme golongan, bukan karena ormas, bukan karena komunitas, bukan karena tendensi persamaan kepentingan dunia baik itu politik, jabatan, bisnis dan yang lain sebagainya yang senantiasa menyebabkan kaum muslimin lemah dengan menampakkan ego nya masing² dengan saling berbantah-bantahan, saling berbangga² dengan eksistensi nya dan akhirnya berpecah belah, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala

وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ

“dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu”

(Qs. Al Anfal: 46).


Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua agar hati kita menjadi salamatus shadr - hati yang bersih dari ganjalan, benci, dendam dan dengki kepada muslim yang lain, semoga kita semua senantiasa Istiqomah dalam kebaikan dan saling menjaga ukhuwah persaudaraan dan persatuan sesama muslim dengan dilandasi diatas kebenaran yg Haq


Nas-alullaha at taufiq wal istiqomah


Baarakallahu fiikum... 💫✨

➖➖➖➖⚙️➖➖➖➖


🌀 Referensi :

▪️ muslim.or.id

▪️ rumaysho.com

▪️ firanda.com

▪️ almanhaj.or.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menasehati Yang Baik Tanpa Melukai

Perbanyak Memberikan Udzur

Menjadikan Ngaji Menuntut Ilmu Sebagai Ibadah ( ke-02 )